Selasa, 15 Maret 2011

DORAEMON TAMAT

AKU INGIN BEGINI

  AKU INGIN BEGITU ...
INGIN INI ITU BANYAK SEKALI .....




sumber : http://nyontekdisini.blogspot.com/2011/03/doraemon-tamat-sedih-bgt-kisahnya-gan.html

Sabtu, 12 Maret 2011

PUISI "HAMPA"


PUISI
A.     PUISI

HAMPA

kepada sri

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

Karya : Chairil Anwar


B.      Parafrase

HAMPA

kepada Sri

Keadaan amat sepi di luar sana. Keadaan sepi itu menekan dan mendesak.
Lurus kaku pepohonan disana. Pepohonan itu tak bergerak sampai ke puncaknya. Sepi itu memagutku, tak satu kuasapun dapat melepas dan merenggutnya dariku. Segalanya hanya menanti. Menanti, dan menanti lagi. Menanti dalam sepi. Di tambah lagi dengan keadaan saat ini, menanti jadi malah mencekik. Memberatkan dan mencekungkan pundakku. Sampai binasa segala-galanya. Itu pun belum apa-apa, bahkan udara pun telah bertuba. Setan pun bertempik sorak. Ini, peraan sepi ini terus saja ada. Dan aku masih tetap menanti.


C.      Amanat / Pesan Pengarang

Walaupun hidup ini berat, tapi jalanilah hidup dengan bersabar, tabah dan menyerahkannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.


D.    Tanda Membaca Pada Puisi

HAMPA                                                                                   (Rendah)

kepada sri                                                                             (Rendah)

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.                   (Rendah)
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak                            (Rendah)
Sampai ke puncak. Sepi memagut,                           (Rendah)
Tak satu kuasa melepas-renggut                                (Rendah)
Segala menanti. Menanti. Menanti.                         (Rendah)
Sepi.                                                                                       (Rendah)
Tambah ini menanti jadi mencekik                           (Rendah)
Memberat-mencekung punda                                    (Rendah)
Sampai binasa segala. Belum apa-apa                     (Rendah)            
Udara bertuba. Setan bertempik                               (Rendah)
Ini sepi terus ada. Dan menanti.                                (Rendah)


Sabtu, 26 Februari 2011

Andai Al-Quran Bisa Berbicara

Andai Al-qur'an bisa bicara ia akan berkata :

"Waktu kau masih anak-anak, kau bagai teman sejati Ku, dengan wudhu kau sentuh aku , dalam keadaan suci kau pegang-pegang aku, kau baca dengan lirih dan terkadang cukup keras. Sekarang kau telah dewasa, nampaknya kau sudah tidak berminat lagi padaku, apakah aku hanya bacaan usang? Yang kini kini tinggal sejarah ? Sekarang kau simpan aku dengan rapi, kau biarkan aku sendiri. Aku menjadi kusam dalam lemari hingga betahun-tahun lamanya, berlapis debu, dimakan kutu. Aku mohon peganglah aku lag, bacalah aku setiap hari, karena aku akan jadi penerang dalam KuburMu."





 sumber: X-File 

Sabtu, 19 Februari 2011

Wawancara Dengan Prof. dr. Djoko Rahardjo, SpB, SpU



           Pada Hari Jumat, 28 Januari 2011, saya, Irfan, Hakim, Ezza, Nadya, Riana, dan Adi pergi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) pukul 15.30 sore naik mobilnya Ezza, kecuali Nadya yang naik mobilnya sendiri. Sesampainya di sana, kami mencari ruangan Bapak Djoko Rahardjo. Beliaulah yang akan kami wawancara. Setelah ketemu ruangannya, kami langsung masuk. Di dalam ruangannya, tidak ada Pak Djoko. Tetapi ada asistennya yang bernama Mas Tyo. Kata Mas Tyo, Pak Djoko Rahardjonya belum datang dan masih dalam perjalanan menuju RSPP. Sambil menunggu Pak Djoko Rahardjo, kami ngobrol sebentar dengan Mas Tyo.

           Tidak lama kemudian Pak Djoko Rahardjo datang. Kami pun salim dengannya. Setelah itu, kami mempersiapkan peralatan seperti handycam, kamera, dan naskah pertanyaannya. Akhirnya wawancara dengan Pak Djoko Rahardjopun di mulai.

           Nama lengkapnya adalah Prof. dr. Djoko Rahardjo, SpB, SpU. Beliau lahir tahun 1940. Bapak Djoko Rahardjo adalah seorang dokter spesialis urologi. Yang belum tahu apa itu urologi,   ini : Urologi berasal dari kata Logos yang artinya ilmu; sedangkan Uro = Urine = kencing. Maka, Urologi adalah ilmu yang mempelajari saluran kemih dan saluran keturunan pria dan saluran kemih wanita. Pak Djoko mempunyai 2 anak, yaitu Susi dan Joko. Cita-cita Pak Djoko Rahardjo adalah tentara. Tetapi, ayahnya menyarankan supaya jadi dokter saja, makanya sekarang Pak Djoko menjadi seorang dokter. Selain itu, beliau juga menjadi Koordinator Tim Spesialis.

            Menurut beliau, tingkat kesehatan masyarakat Indonesia baik. Hal ini terbukti angka harapan hidup masyarakat Indonesia naik dari 65 tahun menjadi 73 tahun. Selain itu menurutnya juga usaha-usaha yang harus di lakukan pemerintah terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat tidak mampu adalah pemerataan ekonomi, kalau gizi bagus nanti akan jarang sakit. Karena sebelum pencegahan harus dilakukan promotion of health. Contohnya kebiasaan minum susu orang Indonesia masih kalah dengan orang Bangladesh. Orang Bangladesh minum susu rata-rata 20 liter/tahun, sedangkan orang Indonesia hanya 7-8 liter/tahun.

             Sebagai dokter, harapan Pak Djoko Rahardjo terhadap masalah kesehatan Indonesia adalah ekonomi baik; puskesmas mempunyai peralatan bagus, bukan hanya di kota-kota besar saja. Jumlah tenaga spesialis diperbanyak, sampai di Puskesmas.

             Akhirnya wawancarapun selesai. Kami langsung berfoto-foto. Setelah itu, kami pamit kepada Bapak Djoko Rahardjo dan Mas Tyo untuk pulang.



Pak Djoko Rahardjo


Pak Djoko Rahardjo


Pak Djoko Rahardjo


Pak Djoko Rahardjo & Mas Tyo

Pak Djoko, Mas Tyo, Reza, Irfan, Riana, Adi, Hakim, Ezza, Nadya

Pak Djoko, Ezza, Reza, Irfan

Hakim, Adi, Reza, Riana, Pak Djoko, Nadya, Irfan, Ezza








Minggu, 06 Februari 2011

Wawancara Dengan Pengemudi Bajaj


          Pada Hari Kamis, 27 Januari 2011, saya, Irfan, Riana, dan Ezza pergi ke rumah Riana tepatnya di Jl. Duta Permai V untuk mengerjakan tugas wawancara dengan masyarakat awam. Sebetulnya ada lagi anggota kelompok saya, yaitu Hakim, Adi, dan Nadya. Tetapi, mereka tidak datang karena ada halangan. Nah, kebetulan Riana mempunyai pengemudi bajaj langganannya, ia bernama Pak Darsono. Katanya, Riana telah membuat janji dengan Pak Darsono beberapa hari yang lalu.
          Kami berangkat ke rumah Riana dari sekolah naik mobilnya Irfan sekitar pukul 15.30 sore. Sesampainya, di rumah Riana, ternyata pengemudi bajajnya sudah datang duluan. Kami langsung menyiapkan meja, kursi, dan perlengkapan lainnya. Setelah itu kami langsung mewawancarainya.
           Pengemudi bajaj itu bernama Darsono. Atau biasa dipanggil Pak Dar. Ia berumur 50 tahun, dan lahir pada tanggal 15 Oktober 1960. Pak Darsono mempunyai 2 anak. Anak yang pertama bernama Ari Kurniawan dan anak yang kedua bernama Ema. Pak Darsono menjalani profesi sebagai pengemudi bajaj sejak tahun 1980. Menurutnya, menjadi pengemudi bajaj banyak suka dan dukanya juga. Selain itu, Pak Darsono berpesan supaya bajaj agar tetap ada, karena bajaj terjangkau untuk semua orang.

           Selesai wawancara, kami berfoto-foto bersama Pak Darsono dan bajajnya.

Reza & Pak Darsono
Saat mewawancarai Pak Darsono

Pak Darsono & Bajajnya

Pak Darsono


Irfan, Pak Darsono, Bajaj Pak Darsono, Riana, Reza

Minggu, 30 Januari 2011

7 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia

Penemuan –penemuan ini sempat terlupakan oleh masyarakat dunia. Untuk itu sebuah yayasan sains, teknologi dan peradaban (The Foundation of Science Technology and Civilization / FSTC) yang berpusat di London mengadakan pameran untuk memperlihatkan dan menegaskan kepada publik tentang kontribusi peradaban non-barat yang sudah ada 1000 tahun yang lampau. Berikut penemuan itu : 


1.    Operasi Bedah
Sekitar tahun 1000 seorang dokter Al Zahrawi mempublikasikan 1500 halaman ensiklopedia berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan di Eropa sebagai referensi  medis selama lebih dari 500 tahun. Zahrawi menggunakan larutan usus kucing menjadi benang jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan jahitan pada luka. Dia juga melakukan operasi Caesar dan menciptakan sepasang alat jepit pembedahan

2. Kopi

Kopi pertama kali dibuat di Yaman pada sekitar abad ke-9. Pada awalnya kopi membantu kaum sufi  tetap terjaga ibadah larut malam. Kemudian dibawa ke Kairo oleh sekelompok pelajar. Pada abad ke 13 Kopi menyebrang ke Turki tetapi baru abad ke 16 ketika kacang mulai direbus di Eropa. Kopi dibawa ke Italia oleh pedagang Venesia.


       3. Universitas
Ilustrasi
Pada tahun 859 seorang putri muda bernama Fatima al-Firhi mendirikan sebuah universitas tingkat pertama di Fez Maroko. Saudara perempuannya Miriam mendirikan masjid indah bersamaan menjadi masjid dan universitas Al-Qorawiyyin dan terus beroperasi selama 1200 tahun kemudian. Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar adalah inti utama tradisi Islam dan cerita tentang al-Firhi bersaudara akan menginspirasi wanita muslim dimana pun di dunia.



4.                                           4. Optik

Diantara tahun 1.000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia melihat objek dari refleksi cahaya dan masuk kemata, mengacuhkan teori Euclid dan Ptolomy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam mata sendiri. Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena pengukuran kamera 
dimana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat terlihat 
dengan koneksi antara optik dan otak.
Ilustrasi
1.  5. Musik
Musisi muslim memiliki dampak signifikan di Eropa. Diantara banyak instrument yang hadir ke Eropa melalui Timur tengah adalah lute dan rahab, nenek moyang biola. Skala notasi musik modern juga dikatakan berasal dari alphabet arab.


      6. Sikat Gigi
Menurut Hasani, Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi pertama kali pada tahun 600. Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan menyegarkan nafas. Kandungan dalam Miswak juga digunakan dalam pasta gigi modern.





7. Engkol 
Dengan mengkonversi gerakan memutar dengan gerakan lurus, pemutar memungkinkan objek berat terangkat relativ lebih mudah. Teknologi ini ditemukan oleh Al-Jazari pada abad ke 12, kemudian digunakan dalam penggunaan sepeda hingga kini.


 


Sumber : http://mydisha.blogspot.com/2011/01/7-penemuan-ilmuwan-muslim-yang-mengubah.html

Sabtu, 29 Januari 2011

Fakta Tentang Bajaj

1. Bajaj sangat bising dan asapnya seperti kebakaran, berdiri dibelakang bajaj bisa merupakan salah satu musibah.

2. Bajaj suka menikung sembarangan, dan gawatnya secara tiba-tiba, konon tikungan mautnya hanya diketahui oleh Tuhan dan sang supirnya sendiri.

3. Jangan pernah menawar harga bajaj lebih rendah dari tawaran pertama si abang, apalagi kalau harus sampai Tarik urat karena Cuma beda 1000perak, sekali lagi jangan. Pecinta fast to furious mungkin akan senang melihatnya, tapi sebagai penumpang, nyawa sebagai taruhannya, si abang akan ngebut sekencang bajaj dekilnya bisa dipacu dan selipan juga tikungannya lebh dahsyat daripada biasanya. Si abang tidak akan segan-segan berputar 180 derajat demi memuaskan hasratnya karena gagal dalam tawar menawar.

4. Percayalah, 90 dari 100 orang yang naik bajaj terjadi karena keadaan terpaksa.

5. Tarif bajaj kadang-kadang sangat tidak masuk akal, beda-beda tipis dengan argo taksi.

6. Terlalu sering merasakan getaran didalam bajaj bisa menyebabkan iritasi permanen pada bagian selangkangan dan gerak tubuh tidak lagi seimbang, selain itu mendengar bunyi angin ribut knalpotnya selama 10 menit sama efeknya dengan 100 menit ketika anda dugem.

7. Percaya tidak percaya, tikungan dan rem bajaj bisa kita lakukan dengan satu sentuhan (dinamakan teknologi one touch), caranya, tepak pundak si abang.

8. Bajaj ada beberapa tipe, tipe bajaj paling bengal dinamakan ‘Bajaj Sporty’, perbedaannya bisa dilihat dari pantat bajaj yang lebih menukik daripada bajaj orisinil. Tipe bajaj seperti ini yang harus di hindari para biker jika dalam keadaan hujan atau becek.

9. Bajaj tidak peduli jalanan macet karenanya dan juga keadaan penumpangnya, yang penting selagi bajajnya mampu masuk dalam celah sempit bahkan sedikit miring asalkan bisa dilewati ia akan terus mencobanya, hal ini yang paling sangat mengesalkan para biker dan pengendara lainnya, karena seringkali bajaj menutupi jalan yang seharusnya bisa dilewati para biker.

10. Bajaj menaruh dendam kepada kancil, seperti bus kota benci kepada busway.

11. Bajaj sebenarnya cuma muat buat 2 orang. Tapi kalo dalam keadaan terdesak, bajaj bisa muat 4 sampe 5 orang.

12. Ada bajaj yang ramah lingkungan, lebih irit dari bahan bakar lainnya dan tidak berasap juga tidak bergetar lagi. Dan bukan bajaj yang berenergi gas, tapi berenergi matahari.



sumber : http://apaan-ini.blogspot.com/2010/11/10-hal-menarik-tentang-bajaj.html

Rabu, 19 Januari 2011

Tiga Orang Sahabat Yang Rela Berkorban

Dikisahkan, pada akhir pertempuran di bumi Yarmuk berjejer tiga mujahid muslim terkapar dalam keadaan kritis! Mereka yang menderita luka sangat parah itu adalah Al-Harits bin Hisyam, Ayyasy bin Abi Rabiah, dan Ikrimah bin Abu Jahal. Al-Harits minta air minum kepada salah seorang sahabatnya. Ketika air didekatkan ke mulutnya, ia melihat Ikrimah dalam keadaan seperti yang ia alami. "Berikan dulu kepada Ikrimah!" ujar Al-Harits.

Ketika air di dekati ke mulut Ikrimah, ia melihat 'Ayyasy menengok kepadanya. "Berikan dulu kepada 'Ayyasy!" ujar Ikrimah. Ketika air minum di dekatkan ke mulut 'Ayyasy, dia telah meninggal. Orag yang memberikan air minum segera kembali ke hadapan Harits dan Ikrimah, namun keduanya telah meninggal.


sumber: Kisah-Kisah Pengantar Anak Tidur

Selasa, 18 Januari 2011

Tips Nyambungin Uang Yang Sobek

Kita pernah ngalamin yang namanya duit sobekl? kalo pernah, biasanya kita nyambung tuh duit pake selotip, tapi kalo pake selotip kagak bagus hasilnya, karana masih keliatan selotipnya. Nah...ada nih caranya agar hasil sambungan tuh duit bagus alias kayak semula dech...penasaran????

Tipsnya mudah kok.Nih langkah-langkahnya

1. Siapin duit sobek (pasti lah!)



2. Siapin satu butir telur, pisahin kuning telur ama putihnya.

Trik : Kalo bisa sih pake telur bebek, karena telur bebek tuh kadar proteinnya tinggi sehingga daya rekatnya juga tinggi. Tapi ini kan tips hemat, mau pake telur ayam juga boleh yang kita pake cuman putihnya doank kok.


3. Olesin tuh putih telur ke pinggiran duit yang sobek.

4. Rekatkan dua bagian duit yang sobek.

5. Terus tempelin pada permukaan yang hangat "biar kering" atas TV atau monitor komputer juga gpp (asal jangan diatas kompor aje...bukannya tuh duit balik eh malah kebakar...he5x)

6. Tunggu kira- kira 10-20 menit.

7. Setrika uang tadi biar perekatan lebih mantap.



Hasilnya:
Bukan sulap bukan sihir....Ta da...tuh duit balik kesemula.

8. Selanjutnya....terserah anda..mau belanjakan duit tadi or cuman disimpen doank?


Demikian tipsnya...semoga bermanfaat!







sumber : http://catatanlaci.blogspot.com/2010/10/tips-nyampung-duit-yang-sobek.html

Kamis, 23 Desember 2010

Kisah Bocah Amerika Masuk Islam


Muhammad Abdullah
Rasulullah saw bersabda: ”Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari)


Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang membenarkan hadits tersebut di atas.


Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M. Sejak awal ibunya telah memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya jauh dari pengaruh keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari seluruh agama, baik agama langit atau agama bumi. Setelah membaca dengan mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.

Dia sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia mempelajari sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar’i, membaca sejarah Islam, mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal sebagian surat, dan belajar adzan.

Semua itu tanpa bertemu dengan seorang muslimpun. Berdasarkan bacaan-bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti namanya yaitu Muhammad ’Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw yang dia cintai sejak masih kecil.

Salah seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah tersebut. Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah tersebut bertanya kepada wartawan itu, ”Apakah engkau seorang yang hafal Al Quran ?”

Wartawan itu berkata: ”Tidak”. Namun sang wartawan dapat merasakan kekecewaan anak itu atas jawabannya.


Bocah itu kembali berkata , ”Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan mengerti bahasa Arab, bukankah demikian ?”. Dia menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. ”Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji ? Apakah engkau telah menunaikan ’umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah mungkin aku membelinya di sini, ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja ? Kesulitan apa sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim di komunitas yang bukan Islami ?”


Setelah wartawan itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara dan menceritakan tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-kawannya, atau gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan makan atau minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia lingkarkan di kepalanya dengan model Yaman, atau berdirinya di kebun umum untuk mengumandangkan adzan sebelum dia sholat. Kemudian ia berkata dengan penuh penyesalan, ”Terkadang aku kehilangan sebagian sholat karena ketidaktahuanku tentang waktu-waktu sholat.”


Kemudian wartawan itu bertanya pada sang bocah, ”Apa yang membuatmu tertarik pada Islam ? Mengapa engkau memilih Islam, tidak yang lain saja ?” Dia diam sesaat kemudian menjawab.


Bocah itu diam sesaat dan kemudian menjawab, ”Aku tidak tahu, segala yang aku ketahui adalah dari yang aku baca tentangnya, dan setiap kali aku menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku”.


Wartawab bertanya kembali, ”Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?”


Muhammad tersenyum sambil menjawab, ”Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama kalinya aku berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-hari pertama”. Kemudian dia meneruskan : ”Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan tidak mempercayai hal tersebut”.


”Apakah cita-citamu ?” tanya wartawan


Dengan cepat Muhammad menjawab, ”Aku memiliki banyak cita-cita. Aku berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan mencium Hajar Aswad”.


”Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah haji adalah sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut ?” tanya wartawan lagi.


Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata : ”Sesungguhnya gambar Ka’bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang hanyalah semacam khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada suatu hari. Akan tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan mengimaninya dengan sangat dalam sampai pada tingkatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain”.


Kemudian dia memberikan keterangan kepada ibunya tentang thawaf di sekitar Ka’bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar sesama manusia sebagaimana Tuhan telah menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa, kaya, atau miskin.
Tampaklah senyuman di wajah Muhammad ’Abdullah, dia melihat ibunya membelanya.


Kemudian Muhammad meneruskan, ”Sesungguhnya aku berusaha mengumpulkan sisa dari uang sakuku setiap minggunya agar aku bisa pergi ke Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari. Aku telah mendengar bahwa perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan sekarang aku mempunyai 300 dollar.”


Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk berusaha menghilangkan kesan keteledorannya, ”Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki cukup uang untuk mengirimnya dalam waktu dekat ini.”


”Apakah cita-citamu yang lain ?” tanya wartawan.


“Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi) dari mereka.” jawab Muhammad


Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka diapun memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan antara dia dengan ibunya sekitar tema ini.

Muhammad berkata, ”Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah, sungguh benar-benar telah terjadi perampasan terhadap Palestina.”

”Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?” tanya wartawan lagi.

Muhammad menjawab, “Cita-citaku adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan menghafal Al Quran.”

“Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?” tanya wartawan

Maka dia menjawab dengan meyakinkan : “Tentu”
”Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana engkau menghindari daging babi ?”
Muhammad menjawab, ”Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan. Aku sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya. Keluargaku mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh karena itu mereka tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka aku kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak memakan daging babi.”

”Apakah engkau sholat di sekolahan ?”

”Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan yang aku shalat di sana setiap hari” jawab Muhammad.

Kemudian datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah itu langsung berkata kepada wartawan,”Apakah engkau mengijinkanku untuk mengumandangkan adzan ?”

Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan adzan. Dan tanpa terasa, air mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika melihat dan mendengarkan bocah itu menyuarakan adzan.

(sumber: X-File)